Latest Post
02.51
LELAKI OKTOBER
Written By Rudiya Oktar on Sabtu, 22 Oktober 2011 | 02.51
Bulan Oktober adalah bulan kelahiran saya (21 Oktober1982), di bulan ini banyak para pejuang dilahirkan( semoga saya bisa meneladani beliau2 dalam dimensi saya, walau saya tidaklah sehebat mereka berdua). Dua TOKOH BESAR yang memberi banyak inspirasi kepada saya adalah imam Hassan Al Banna ( pendiri pergerakan Ikhwanul Muslimin Mesir yang lahir 14 Oktober 1906) dan Andrea Hirata ( penulis novel tetralogi LASKAR PELANGI, lahir 24 Oktober 1982...SELISIH 2 hari dengan saya he2...). Saya bergabung di tarbiyah yang banyak orang mengatakan TARBIYAH beraviliasi dengan IM Mesir tersebut. Kemudian saya juga menyukai dunia kepenulisan seperti halnya Andrea Hirata. berikut profil mereka:
1. HASSAN AL BANNA
Hassan al-Banna dilahirkan pada tanggal 14 Oktober 1906 di desa Mahmudiyah kawasan Buhairah, Mesir. Pada usia 12 tahun, Hasan al-Banna telah menghafal al-Qur'an. Ia adalah seorang mujahid dakwah, peletak dasar-dasar gerakan Islam sekaligus sebagai pendiri dan pimpinan Ikhwanul Muslimin (Persaudaraan Muslimin).
Ia memperjuangkan Islam menurut Al-Quran dan Sunnah hingga dibunuh... oleh penembak misterius yang oleh banyak kalangan diyakini sebagai penembak 'titipan' pemerintah pada 12 Februari 1949 di Kairo.
Kepergian Hassan al-Banna pun menjadi duka berkepanjangan bagi umat Islam. Ia mewariskan 2 karya monumentalnya, yaitu Catatan Harian Dakwah dan Da'i serta Kumpulan Surat-surat. Selain itu Hasan al-Banna mewariskan semangat dan teladan dakwah bagi seluruh aktivis dakwah saat ini.
Selain itu ia juga dikenal akan cara berdakwahnya yang sangat tidak biasa. Ia terkenal sangat tawadlu dikarenakan ia sering berdakwah di warung-warung kopi tempat oarang-orang yang berpengetahuan rendah berkumpul untuk minum-minum kopi sehabis lelah bekerja seharian. Dan ternyata cara tersebut memang lebih efektif dilakukan dalam berdakwah.
Hassan al-Banna yang lahir pada 14 Oktober 1906 di Mahmudiyya, Mesir (utara-barat dari Kairo). adalah seorang guru dan seorang reformis Mesir sosial dan politik Islam, yang terkenal karena mendirikan Ikhwanul Muslimin, salah satu dari abad ke-20 terbesar dan paling berpengaruh organisasi Islam revivalis. Kepemimpinan Al-Banna adalah penting bagi pertumbuhan persaudaraan selama tahun 1930-an dan 1940-an. Ketika Hassan al-Banna berusia dua belas tahun, ia mulai terbiasa mendislipinkan kegiatannya menjadi empat.siang hari di pergunakanya untuk menuntut ilmu di sekolah.kemudian belajar membuat dan membetulkan jam dengan orang tua nya hingga sore.waktu sore hingga menjelang tidur ia gunakan untu mengulang kembali pelajaran sekolah.sementara membaca dan mengulang-ulang hafalan al-qur'anialakukan seusi salat subuh.jadi tidak mengherankan bila hassan al-banna mencetak prestasi-prestasi gemilang di kemudian hari.pada usia 14 hassan al-banna telah menghafal seluruh al-qur'an.hassan al-banna lulus dari sekolah nya dengan predikat terbaik dan nomor lima terbaik di seluruh mesir.pada usia 16 tahun,ia telah menjadi mahasiswa di perguruan tinggi darul ulum.demikianlah sederet prestasi hassan kecil. Ayahnya, Syaikh Ahmad al-Banna, adalah seorang imam lokal dihormati (pemimpin doa) dan guru masjid dari ritus Hanbali. Ia belajar di Al-Azhar University (Lia 24, 1998). Dia menulis dan berkolaborasi pada buku-buku tentang tradisi Islam, dan juga memiliki toko di mana ia memperbaiki jam tangan dan dijual gramophones. Meskipun Syaikh Ahmad al Banna dan istrinya beberapa properti yang dimiliki, mereka tidak kaya dan berjuang untuk memenuhi kebutuhan, khususnya setelah mereka pindah ke Kairo pada tahun 1924. tanggal 20/maret/1928.bersama keenam temannya,hassan al-banna mendirikan organisasi ini(ikhwanul muslimin) di kota ismailiyah.
Antara 1948 dan 1949, tidak lama setelah masyarakat mengirim relawan untuk bertempur dalam perang di Palestina, konflik antara monarki dan masyarakat mencapai puncaknya. Aktifis organisasi ditangkap dan puluhan anggotanya dikirim ke penjara. Kurang dari tiga minggu kemudian, perdana menteri dibunuh oleh seorang anggota persaudaraan, Abdul Majid Hasan Ahmad.
Setelah pembunuhan itu, Al-Banna segera mengeluarkan pernyataan mengutuk pembunuhan itu, yang menyatakan teror yang bukan cara yang bisa diterima dalam Islam. Hal ini pada gilirannya mendorong pembunuhan Al-Banna. Pada tanggal 12 Februari 1949 di Kairo, Al-Banna di kantor pusat Jamiyyah al-Shubban al-Muslimin dengan saudaranya iparnya Abdul Karim Mansur untuk bernegosiasi dengan Menteri Zaki Ali Basha yang mewakili pihak pemerintah. Menteri Zaki Ali Basha tidak pernah tiba. 5 jam malam Al-Banna dan saudaranya iparnya memutuskan untuk pergi. pembunuhan itu terjadi ketika Al-Banna dan saudaranya sedang menunggu taksi.
Saat mereka berdiri menunggu taksi, mereka ditembak oleh dua orang. Al-Banna terkena tujuh tembakan. Laterwards, dia dibawa ke rumah sakit dan mereka telah menerima perintah dari monarki untuk tidak memberinya perawatan di mana ia meninggal kematian lambat dari luka-luka, Hassan Al-Banna menyadari bahwa mereka telah diperintahkan untuk tidak memperlakukan dia dan dia membuat 3 doa terhadap Monarki. Hassan Al-Banna wafat pada tanggal 12 Februari 1949.
Hassan al-Banna dikenal memiliki dampak yang besar dalam pemikiran Islam modern. Dia adalah kakek dari Tariq Ramadan dan kakak Gamal al-Banna. Untuk membantu menguduskan tatanan Islam, al-Banna menyerukan melarang semua pengaruh Barat dari pendidikan dan memerintahkan semua sekolah dasar harus menjadi bagian dari mesjid. Dia juga menginginkan larangan partai politik dan lembaga demokrasi lainnya dari Syura (Islam-dewan) dan ingin semua pejabat pemerintah untuk memiliki belajar agama sebagai pendidikan utama.
2. ANDREA HIRATA
Andrea Hirata Seman Said Harun (lahir di pulau Belitung, 24 Oktober 1982) adalah seorang penulis Indonesia yang berasal dari pulau Belitung, provinsi Bangka Belitung. Novel pertamanya adalah novel Laskar Pelangi yang merupakan buku pertama dari tetralogi novelnya, yaitu :
1. Laskar Pelangi
... 2. Sang Pemimpi
3. Edensor
4. Maryamah Karpov
Laskar Pelangi termasuk novel yang ada di jajaran best seller untuk tahun 2006 - 2007.
Selain Tetralogi laskar pelangi, Andrea juga menghasilkan karya lain, yaitu Padang Bulan & Cinta di Dalam Gelas yang terbit tahun 2010.
Meskipun studi mayor yang diambil Andrea adalah ekonomi, ia amat menggemari sains--fisika, kimia, biologi, astronomi--dan tentu saja sastra. Andrea lebih mengidentikkan dirinya sebagai seorang akademisi dan backpacker. Sedang mengejar mimpinya yang lain untuk tinggal di Kye Gompa, desa di Himalaya.
Andrea berpendidikan ekonomi di Universitas Indonesia, mendapatkan beasiswa Uni Eropa untuk studi master of science di Universite de Paris, Sorbonne, Perancis dan Sheffield Hallam University, United Kingdom. Tesis Andrea di bidang ekonomi telekomunikasi mendapat penghargaan dari kedua universitas tersebut dan ia lulus cum laude. Tesis itu telah diadaptasikan ke dalam Bahasa Indonesia dan merupakan buku teori ekonomi telekomunikasi pertama yang ditulis oleh orang Indonesia. Buku itu telah beredar sebagai referensi Ilmiah.
SEMOGA DARAH PEJUANG YANG MENGALIR DI TUBUH PARA LELAKI OKTOBER AKAN SENANTIASA BERMANFAAT UNTUK SESAMA DAN MENDAPAT RIDHO ALLAH SWT. AMIIN.....
1. HASSAN AL BANNA
Hassan al-Banna dilahirkan pada tanggal 14 Oktober 1906 di desa Mahmudiyah kawasan Buhairah, Mesir. Pada usia 12 tahun, Hasan al-Banna telah menghafal al-Qur'an. Ia adalah seorang mujahid dakwah, peletak dasar-dasar gerakan Islam sekaligus sebagai pendiri dan pimpinan Ikhwanul Muslimin (Persaudaraan Muslimin).
Ia memperjuangkan Islam menurut Al-Quran dan Sunnah hingga dibunuh... oleh penembak misterius yang oleh banyak kalangan diyakini sebagai penembak 'titipan' pemerintah pada 12 Februari 1949 di Kairo.
Kepergian Hassan al-Banna pun menjadi duka berkepanjangan bagi umat Islam. Ia mewariskan 2 karya monumentalnya, yaitu Catatan Harian Dakwah dan Da'i serta Kumpulan Surat-surat. Selain itu Hasan al-Banna mewariskan semangat dan teladan dakwah bagi seluruh aktivis dakwah saat ini.
Selain itu ia juga dikenal akan cara berdakwahnya yang sangat tidak biasa. Ia terkenal sangat tawadlu dikarenakan ia sering berdakwah di warung-warung kopi tempat oarang-orang yang berpengetahuan rendah berkumpul untuk minum-minum kopi sehabis lelah bekerja seharian. Dan ternyata cara tersebut memang lebih efektif dilakukan dalam berdakwah.
Hassan al-Banna yang lahir pada 14 Oktober 1906 di Mahmudiyya, Mesir (utara-barat dari Kairo). adalah seorang guru dan seorang reformis Mesir sosial dan politik Islam, yang terkenal karena mendirikan Ikhwanul Muslimin, salah satu dari abad ke-20 terbesar dan paling berpengaruh organisasi Islam revivalis. Kepemimpinan Al-Banna adalah penting bagi pertumbuhan persaudaraan selama tahun 1930-an dan 1940-an. Ketika Hassan al-Banna berusia dua belas tahun, ia mulai terbiasa mendislipinkan kegiatannya menjadi empat.siang hari di pergunakanya untuk menuntut ilmu di sekolah.kemudian belajar membuat dan membetulkan jam dengan orang tua nya hingga sore.waktu sore hingga menjelang tidur ia gunakan untu mengulang kembali pelajaran sekolah.sementara membaca dan mengulang-ulang hafalan al-qur'anialakukan seusi salat subuh.jadi tidak mengherankan bila hassan al-banna mencetak prestasi-prestasi gemilang di kemudian hari.pada usia 14 hassan al-banna telah menghafal seluruh al-qur'an.hassan al-banna lulus dari sekolah nya dengan predikat terbaik dan nomor lima terbaik di seluruh mesir.pada usia 16 tahun,ia telah menjadi mahasiswa di perguruan tinggi darul ulum.demikianlah sederet prestasi hassan kecil. Ayahnya, Syaikh Ahmad al-Banna, adalah seorang imam lokal dihormati (pemimpin doa) dan guru masjid dari ritus Hanbali. Ia belajar di Al-Azhar University (Lia 24, 1998). Dia menulis dan berkolaborasi pada buku-buku tentang tradisi Islam, dan juga memiliki toko di mana ia memperbaiki jam tangan dan dijual gramophones. Meskipun Syaikh Ahmad al Banna dan istrinya beberapa properti yang dimiliki, mereka tidak kaya dan berjuang untuk memenuhi kebutuhan, khususnya setelah mereka pindah ke Kairo pada tahun 1924. tanggal 20/maret/1928.bersama keenam temannya,hassan al-banna mendirikan organisasi ini(ikhwanul muslimin) di kota ismailiyah.
Antara 1948 dan 1949, tidak lama setelah masyarakat mengirim relawan untuk bertempur dalam perang di Palestina, konflik antara monarki dan masyarakat mencapai puncaknya. Aktifis organisasi ditangkap dan puluhan anggotanya dikirim ke penjara. Kurang dari tiga minggu kemudian, perdana menteri dibunuh oleh seorang anggota persaudaraan, Abdul Majid Hasan Ahmad.
Setelah pembunuhan itu, Al-Banna segera mengeluarkan pernyataan mengutuk pembunuhan itu, yang menyatakan teror yang bukan cara yang bisa diterima dalam Islam. Hal ini pada gilirannya mendorong pembunuhan Al-Banna. Pada tanggal 12 Februari 1949 di Kairo, Al-Banna di kantor pusat Jamiyyah al-Shubban al-Muslimin dengan saudaranya iparnya Abdul Karim Mansur untuk bernegosiasi dengan Menteri Zaki Ali Basha yang mewakili pihak pemerintah. Menteri Zaki Ali Basha tidak pernah tiba. 5 jam malam Al-Banna dan saudaranya iparnya memutuskan untuk pergi. pembunuhan itu terjadi ketika Al-Banna dan saudaranya sedang menunggu taksi.
Saat mereka berdiri menunggu taksi, mereka ditembak oleh dua orang. Al-Banna terkena tujuh tembakan. Laterwards, dia dibawa ke rumah sakit dan mereka telah menerima perintah dari monarki untuk tidak memberinya perawatan di mana ia meninggal kematian lambat dari luka-luka, Hassan Al-Banna menyadari bahwa mereka telah diperintahkan untuk tidak memperlakukan dia dan dia membuat 3 doa terhadap Monarki. Hassan Al-Banna wafat pada tanggal 12 Februari 1949.
Hassan al-Banna dikenal memiliki dampak yang besar dalam pemikiran Islam modern. Dia adalah kakek dari Tariq Ramadan dan kakak Gamal al-Banna. Untuk membantu menguduskan tatanan Islam, al-Banna menyerukan melarang semua pengaruh Barat dari pendidikan dan memerintahkan semua sekolah dasar harus menjadi bagian dari mesjid. Dia juga menginginkan larangan partai politik dan lembaga demokrasi lainnya dari Syura (Islam-dewan) dan ingin semua pejabat pemerintah untuk memiliki belajar agama sebagai pendidikan utama.
2. ANDREA HIRATA
Andrea Hirata Seman Said Harun (lahir di pulau Belitung, 24 Oktober 1982) adalah seorang penulis Indonesia yang berasal dari pulau Belitung, provinsi Bangka Belitung. Novel pertamanya adalah novel Laskar Pelangi yang merupakan buku pertama dari tetralogi novelnya, yaitu :
1. Laskar Pelangi
... 2. Sang Pemimpi
3. Edensor
4. Maryamah Karpov
Laskar Pelangi termasuk novel yang ada di jajaran best seller untuk tahun 2006 - 2007.
Selain Tetralogi laskar pelangi, Andrea juga menghasilkan karya lain, yaitu Padang Bulan & Cinta di Dalam Gelas yang terbit tahun 2010.
Meskipun studi mayor yang diambil Andrea adalah ekonomi, ia amat menggemari sains--fisika, kimia, biologi, astronomi--dan tentu saja sastra. Andrea lebih mengidentikkan dirinya sebagai seorang akademisi dan backpacker. Sedang mengejar mimpinya yang lain untuk tinggal di Kye Gompa, desa di Himalaya.
Andrea berpendidikan ekonomi di Universitas Indonesia, mendapatkan beasiswa Uni Eropa untuk studi master of science di Universite de Paris, Sorbonne, Perancis dan Sheffield Hallam University, United Kingdom. Tesis Andrea di bidang ekonomi telekomunikasi mendapat penghargaan dari kedua universitas tersebut dan ia lulus cum laude. Tesis itu telah diadaptasikan ke dalam Bahasa Indonesia dan merupakan buku teori ekonomi telekomunikasi pertama yang ditulis oleh orang Indonesia. Buku itu telah beredar sebagai referensi Ilmiah.
SEMOGA DARAH PEJUANG YANG MENGALIR DI TUBUH PARA LELAKI OKTOBER AKAN SENANTIASA BERMANFAAT UNTUK SESAMA DAN MENDAPAT RIDHO ALLAH SWT. AMIIN.....
Label:
GORESAN PENAKU
06.37
BELANJA BUKU HARI INI
Written By Rudiya Oktar on Jumat, 07 Oktober 2011 | 06.37
Label:
GORESAN PENAKU
06.24
ACARA MBOLANG HARI INI
Hari ini hari yang melelahkan, namun seneng....!berikut dokumentasinya.
Sempat foto sungai yang tercemar di kota Solo.
suasana di dekat terminal Solo dipagi hari.
Mbolang di pasar klithikan semanggi, berburu barang antik. he2...(jangan ngeres,maksudnya cari alat2 mebel gt)
Dari timur ke barat, dari selatan ke utara....wuus!siang sebelum jum'atan dah sampai pasar Kartasura.
Stand by di utara markas KOPASSUS Kandang menjangan.
Pk.14.00 wib dah liat pildacil di GORO
Liat2 akhwat(salah yang benar liat2 buku!hem...ato kedua-duanya ya? hikz...) diarena book fair.Afwan ukhti...ane kagak sengaja dalam foto, antum ikut kepotret( KAGAK sengaja ato AGAK sengaja ya?), untuk dokumentasi kegiatan. Maklum mental jurnalis, he2...
Tak sengaja ketemu seorang teman, akh Latif ,beliau asli Purwodadi.Kenal waktu ada acara MATAPENA(grup FLP Solo binaan pak Nassirun Purwokartun/penulis novel "PENANGSANG" dan kartunis SOLOPOS) bersama pak Lagit Kresna Hariadi penulis novel best seller "GAJAH MADA" di pesma AR-ROYYAN Solo. Duh...mesranya sama istri.afwan saya foto tanpa ijin(biasa,jurnalis sering kayak gitu untuk bahan tulisan,halah...!tapi gni2 ane juga masuk tim media suatu organisasi lho.
Didepan masjid barat Goro hypermart yang belum selesai dibangun inilah kami bertemu.
Tak lupa belanja buku....
Sempat foto sungai yang tercemar di kota Solo.
suasana di dekat terminal Solo dipagi hari.
Mbolang di pasar klithikan semanggi, berburu barang antik. he2...(jangan ngeres,maksudnya cari alat2 mebel gt)
Dari timur ke barat, dari selatan ke utara....wuus!siang sebelum jum'atan dah sampai pasar Kartasura.
Stand by di utara markas KOPASSUS Kandang menjangan.
Pk.14.00 wib dah liat pildacil di GORO
Liat2 akhwat(salah yang benar liat2 buku!hem...ato kedua-duanya ya? hikz...) diarena book fair.Afwan ukhti...ane kagak sengaja dalam foto, antum ikut kepotret( KAGAK sengaja ato AGAK sengaja ya?), untuk dokumentasi kegiatan. Maklum mental jurnalis, he2...
Tak sengaja ketemu seorang teman, akh Latif ,beliau asli Purwodadi.Kenal waktu ada acara MATAPENA(grup FLP Solo binaan pak Nassirun Purwokartun/penulis novel "PENANGSANG" dan kartunis SOLOPOS) bersama pak Lagit Kresna Hariadi penulis novel best seller "GAJAH MADA" di pesma AR-ROYYAN Solo. Duh...mesranya sama istri.afwan saya foto tanpa ijin(biasa,jurnalis sering kayak gitu untuk bahan tulisan,halah...!tapi gni2 ane juga masuk tim media suatu organisasi lho.
Didepan masjid barat Goro hypermart yang belum selesai dibangun inilah kami bertemu.
Tak lupa belanja buku....
Label:
GORESAN PENAKU
09.00
NEW YORK - Seorang diplomat mengatakan, pejabat Otoritas Palestina akan meminta keanggotaan di Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa Bidang Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Budaya (UNESCO) untuk mendorong pengakuannya di PBB.
Sebanyak tiga delegasi Palestina di PBB akan akan meminta keanggotaan penuh di UNESCO pada hari ini dalam sebuah rapat. Demikian seperti diberitakan ABC News, Rabu (5/10/2011).
Proses permintaan keanggotaan di UNESCO akan lebih mudah ketimbang mendapatkan keanggotaan penuh di PBB.
Untuk keanggotaan penuh di PBB, Palestina meghadapi ancaman hak veto dari Amerika Serikat (AS) meski Palestina saat ini sudah mendapatkan delapan suara di Dewan Keamanan PBB, veto AS tentunya akan menggagalkan seluruh upaya Palestina.
Selain itu, Palestina juga harus mendapatkan minimal 128 suara di Majelis Umum PBB untuk keanggotaan penuhnya.
Keanggotaan penuh Palestina akan sangat bermanfaat bagi negara tersebut, karena Palestina dapat bergabung dengan Mahkamah Internasional (ICC) untuk mendakwa seluruh tindakan Israel.(rhs)
Aulia Akbar
Rabu, 05 Oktober 2011
Palestina Minta Keanggotaan di UNESCO
Written By Rudiya Oktar on Rabu, 05 Oktober 2011 | 09.00
NEW YORK - Seorang diplomat mengatakan, pejabat Otoritas Palestina akan meminta keanggotaan di Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa Bidang Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Budaya (UNESCO) untuk mendorong pengakuannya di PBB.
Sebanyak tiga delegasi Palestina di PBB akan akan meminta keanggotaan penuh di UNESCO pada hari ini dalam sebuah rapat. Demikian seperti diberitakan ABC News, Rabu (5/10/2011).
Proses permintaan keanggotaan di UNESCO akan lebih mudah ketimbang mendapatkan keanggotaan penuh di PBB.
Untuk keanggotaan penuh di PBB, Palestina meghadapi ancaman hak veto dari Amerika Serikat (AS) meski Palestina saat ini sudah mendapatkan delapan suara di Dewan Keamanan PBB, veto AS tentunya akan menggagalkan seluruh upaya Palestina.
Selain itu, Palestina juga harus mendapatkan minimal 128 suara di Majelis Umum PBB untuk keanggotaan penuhnya.
Keanggotaan penuh Palestina akan sangat bermanfaat bagi negara tersebut, karena Palestina dapat bergabung dengan Mahkamah Internasional (ICC) untuk mendakwa seluruh tindakan Israel.(rhs)
Aulia Akbar
Rabu, 05 Oktober 2011
Label:
NEWS
08.44
Hari demi hari waktu terus berganti
Namun sesuatu yang kau nanti itu tak jua menampakkan diri
ukhti...
Bersabarlah!
Janganlah engkau bersedih hati
Karna engkau tidaklah sendiri
Mungkin sesuatu yang engkau nanti itu kini juga tengah menantimu
Yakinlah pertemuan itu pasti kan ada
Allah pasti mempunyai rahasia indah untuk para hambaNYA
By Rudiya Oktar
UKHTI JANGANLAH BERSEDIH....!
Hari demi hari waktu terus berganti
Namun sesuatu yang kau nanti itu tak jua menampakkan diri
ukhti...
Bersabarlah!
Janganlah engkau bersedih hati
Karna engkau tidaklah sendiri
Mungkin sesuatu yang engkau nanti itu kini juga tengah menantimu
Yakinlah pertemuan itu pasti kan ada
Allah pasti mempunyai rahasia indah untuk para hambaNYA
By Rudiya Oktar
Label:
ZONA MUSLIMAH
08.24
Dan apakah mereka tidak memperhatikan bahwa sesungguhnya Allah melapangkan rezeki bagi siapa yang dikehendaki-Nya dan Dia pula yang menyempitkan (rezeki itu). Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (Kekuasaan Allah) bagi kaum yang beriman
(Al Quran surah 30 Ar Rum –Bangsa Romawi-- ayat 37
PELUANG dan ANCAMAN KEMISKINAN
Di banyak kesempatan, sering saya ditanya: “Apa kriteria seseorang dikatakan miskin?” Bagi anda, konyol atau keterlaluankah pertanyaan itu. Memang ada beberapa penafsiran. Pertama, pertanyaan itu memang serius. Faktanya makin hari kemiskinan bukannya berkurang malahan bertambah-tambah. Di manapun baik di kota maupun di desa-desa, mudah sekali dijumpai orang miskin. Ibaratnya di depan di belakang, di samping kanan dan kiri serta di atas dan bawah, ada orang miskin. Bahkan di kota-kota besar, di samping rumah-rumah mewah atau di perkantoran elit, orang-orang miskin membangun rumah-rumah dari kardus, seng dan triplex yang menempel kontras dengan kemewahan. Atau dalam perusahaan, bandingkan gaji tertinggi dengan terendah, bisa 50 : 1. Di kita sudah jadi kelaziman presdir dapat gaji di atas Rp 50 juta per bulan, sedang gaji office boy tak sampai Rp 1 juta per bulan. Maka sadar atau tidak, kemiskinan sesungguhnya telah terstruktur melalui kebijakan perusahaan.
Penafsiran kedua, pertanyaan itu cuma gurauan. Anda lihat, bukankah masyarakat juga sudah jenuh melihat kemiskinan yang makin meruyak di mana-mana. Bantuan sudah diberikan tapi toh kemiskinan tak juga hilang. Jadi masih pantaskah mereka dibilang miskin. Jawabnya bisa ya, bisa juga tidak. Masih pantas dikatakan miskin karena memang lapangan kerja makin langka. Saat ini memang tampaknya sulit sekali untuk bisa bekerja. Jikapun ada pekerjaan, ternyata kualifikasi yang dibutuhkan sukar dimasuki oleh angkatan kerja baru. Sementara antara lulusan sekolah dan lapangan kerja, ibarat antara deret ukur dengan deret hitung. Bahkan lulusan universitas pun ternyata belum siap pakai. Coba simak dan hitung, berapa banyak rekan-rekan sekolah dulu yang sekarang bisa anda katakan sukses.
Di sisi lain, agaknya sulit juga mereka dikatakan miskin. Sebab bisa jadi lulusan sekolah yang tak punya pekerjaan, ternyata masih mengenakan pakaian yang baik. Bahkan mungkin tetangga anda yang katanya menganggur, nyatanya masih mengendarai mobil mentereng. Mungkin karena mereka memang masih ditunjang orang tuanya. Barangkali juga mereka punya warisan, yang bunga depositonya bisa membiayai hidup sehari-hari. Ada juga yang memang pantas dikatakan miskin. Seberapapun dibantu, tetap saja kondisinya tak berubah. Bisa jadi tak berubah karena bantuan modal tak bisa mendongkrak usaha karena kondisi sulit. Atau setujukah anda, bila sikap mental seseorang juga berperan penting untuk berubah.
Umar bin Khattab ra:
Berilah pendidikan kepada anak-anakmu
karena mereka dicipta pada kondisi zaman yang berbeda dengan zamanmu
dan pada masa yang berbeda dengan masamu
Sungguh ini bukan hanya potret buram, melainkan amat berbahaya. Bagi yang masih ditunjang orang tua, mereka termasuk pengangguran semu. Seolah-olah mereka tak punya persoalan dengan kemiskinan. Namun begitu orang tua bermasalah, pensiun atau tiba-tiba meninggalkan dunia fana, kemiskinan segera menampakkan wajah aslinya untuk segera mencabik-cabik. Apakah anda juga yakin bahwa deposito merupakan cara abadi menghasilkan uang? Anda pasti setuju bahwa deposito amat tergantung pada kondisi ekonomi politik. Berapa banyak orang hancur karena nilai kurs rupiah jatuh tahun 1998. Sementara hanya berapa gelintir orang yang malah untung saat krisis moneter itu.
Dampak tabungan atau deposito:
• Hanya untuk kepentingan pribadi
• Tak terjadi redistribusi asset
• Uang hanya berputar di antara orang yang itu-itu juga
• Entrepreneurship tidak terlatih
• Sikap pasif dengan hanya menunggu bunga atau bagi hasil
• Tak paham kemana redistribusi asset
• Bank yang makin profesional dan paham ekonomi bisnis
• Namun bank juga sering terjebak pada bisnis non-riel
• Tabungan senilai 85 gram emas terkena zakat. Artinya dilarang menabung berlebih-lebihan.
Pada hari dipanaskan emas perak itu dalam neraka Jahanam, lalu dibakar dengannya dahi dan mereka, lambung dan punggung mereka (lalu dikatakan) kepada mereka, “Inilah harta bendamu yang kamu simpan untuk dirimu sendiri, maka rasakanlah sekarang (akibat dari) apa yang kamu simpan itu”
(Al Quran surah 9 At Taubah –Pengampunan— ayat 34 – 35)
Yang jadi soal siapapun yang ditunjang orang tua dengan deposito problemnya tak beda. Keduanya mengabaikan masa-masa produktif. Saat masih muda dan enerjik, kesempatan menempa diri dalam bekerja dan mengembangkan peluang ini disia-siakan. Saat awal kerja usai sekolah, diri tak dibiasakan menerima imbalan yang hanya cukup untuk diri sendiri. Memang seringkali uang saku kuliah bulanan lebih besar ketimbang gaji awal bekerja. Namun apakah tidak ngeri, tiba-tiba kini tersadar ternyata sudah sekian tahun hidup dalam tunjangan orang tua. Bersamaan dengan bertambahnya usia, kebutuhan pun bertambah. Saat lulus kuliah dan baru lulus dulu, mungkin masih bujangan. Tapi akhirnya yang bujang pun menikah. Usai menikah, kebutuhan punya rumah sendiri masih bisa ditahan. Namun bagaimana mencegah kebutuhan anak yang mulai sekolah. Sementara kebutuhan makin besar, bekerja cari nafkah tak juga dimulai. Dalam usia yang tak lagi muda, bagaimana mungkin bisa menerima upah kecil yang harusnya diterima 10 atau 15 tahun yang lalu saat mulai bekerja.
Dalam kondisi seperti itu, pikiran pun berputar bagaimana caranya mencari uang memenuhi kebutuhan yang sudah terlanjur besar? Cara terbaik, memang dengan berbisnis. Menurut anda, usaha apa yang bisa langsung meraup untung besar? Bukankah segala usaha dimulai dari skala kecil, keuntungan kecil dan resiko juga kecil. Jika orang tua pengusaha, pendidikan terbaik adalah dengan menerjunkan anaknya berlatih di usaha itu. Anda setuju bukan. Meski awalnya dulu, ada juga yang memberontak sambil menggerutu, itu memasung kebebasan. Yang seperti ini mungkin tak paham di awal-awal dulu, orang tua sebenarnya tengah menyiapkan anak-anaknya. Tentu saja itu merupakan latihan. Bila tiba-tiba ingin punya bisnis yang langsung besar, itu namanya ingkar proses. Mereka tak sadar bahwa etos kerja harus dipupuk sejak dini. Maka sulit bukan tanpa pernah latihan, kini harus menyulap bisnis hingga sukses dalam usia yang tak lagi muda.
Kenyataannya memang usaha yang dikerjakan ternyata tak juga berkembang. Mimpi meraup laba besar tinggal mimpi. Sedang kebutuhan perut dan anak-anak tak bisa dicegah. Lalu apa yang harus diperbuat? Bukankah bom sosial mulai tersulut, yang betul-betul bakal meledak di kemudian hari. Ngeri membayangkan apa yang bakal terjadi kelak. Inilah kemiskinan semu, yang malu-malu menampakkan diri. Selalu tertutup karena tunjangan orang tua dan deposito. Namun sesungguhnya itulah bahaya laten, yang akan menghancurkan kekuatan masyarakat dan keutuhan bangsa. Awalnya mereka tak pantas dikatakan miskin. Tunjangan dan deposito mengatasi kemiskinan itu. Namun akhirnya mereka akan terlantar dan jadi miskin karena tunjangan dan deposito punya
keterbatasan.
Tabungan terbaik adalah investasi produktif.
Beberapa manfaat investasi produktif langsung:
• Berkah karena tak menahan uang tetap diam tak bergerak
• Mental entrepreneurship terus dipupuk
• Anggota keluargapun terdidik dalam mengembangkan entrepreneurship
• Terjadi redistribusi asset secara riel
• Terjadi perputaran ekonomi di sektor riel
• Tercipta lapangan kerja
Pertanyaan kriteria miskin di atas, pun bisa bersifat sinis. Inilah penafsiran ketiga. Kesinisan ini dipicu oleh tingkah laku orang-orang miskin itu sendiri. Saat pagi-pagi anda berbenah menyiapkan diri untuk kerja, si miskin juga berkemas. Saat anda berangkat ke kantor, ke parbrik, ke lapangan atau ke sawah, orang-orang miskin terjun ke jalan atau ke tempat keramaian. Saat anda mulai bekerja, orang-orang miskin malah sudah lebih gesit. Saat anda berangkat kerja, mereka telah beroperasi dengan meminta-minta. Saat anda bekerja di kantor, mereka juga tetap aktif mencari sedekahan. Saat anda istirahat makan siang di warung di balik tembok kantor, mereka juga datang meminta. Saat anda pulang kerja, mereka tetap mencegat sembari menengadahkan tangan mohon belas kasih. Saat anda rekreasi dengan keluarga, itu juga jadi kesempatan mereka untuk dapat sedekah lebih.
Rasulullah saw:
Orang miskin itu bukanlah mereka yang berkeliling minta-minta agar diberi sesuap dua suap nasi atau satu dua biji kurma,
tapi orang miskin itu ialah mereka yang hidupnya tidak berkecukupan kemudian diberi sedekah,
dan mereka itu tidak pergi minta-minta kepada orang lain
(Bukhari Muslim)
Kemiskinan Oleh Eri Sudewo ( Pendiri dompet dhuafa Republika, ketua BAZNAS)
Dan apakah mereka tidak memperhatikan bahwa sesungguhnya Allah melapangkan rezeki bagi siapa yang dikehendaki-Nya dan Dia pula yang menyempitkan (rezeki itu). Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (Kekuasaan Allah) bagi kaum yang beriman
(Al Quran surah 30 Ar Rum –Bangsa Romawi-- ayat 37
PELUANG dan ANCAMAN KEMISKINAN
Di banyak kesempatan, sering saya ditanya: “Apa kriteria seseorang dikatakan miskin?” Bagi anda, konyol atau keterlaluankah pertanyaan itu. Memang ada beberapa penafsiran. Pertama, pertanyaan itu memang serius. Faktanya makin hari kemiskinan bukannya berkurang malahan bertambah-tambah. Di manapun baik di kota maupun di desa-desa, mudah sekali dijumpai orang miskin. Ibaratnya di depan di belakang, di samping kanan dan kiri serta di atas dan bawah, ada orang miskin. Bahkan di kota-kota besar, di samping rumah-rumah mewah atau di perkantoran elit, orang-orang miskin membangun rumah-rumah dari kardus, seng dan triplex yang menempel kontras dengan kemewahan. Atau dalam perusahaan, bandingkan gaji tertinggi dengan terendah, bisa 50 : 1. Di kita sudah jadi kelaziman presdir dapat gaji di atas Rp 50 juta per bulan, sedang gaji office boy tak sampai Rp 1 juta per bulan. Maka sadar atau tidak, kemiskinan sesungguhnya telah terstruktur melalui kebijakan perusahaan.
Penafsiran kedua, pertanyaan itu cuma gurauan. Anda lihat, bukankah masyarakat juga sudah jenuh melihat kemiskinan yang makin meruyak di mana-mana. Bantuan sudah diberikan tapi toh kemiskinan tak juga hilang. Jadi masih pantaskah mereka dibilang miskin. Jawabnya bisa ya, bisa juga tidak. Masih pantas dikatakan miskin karena memang lapangan kerja makin langka. Saat ini memang tampaknya sulit sekali untuk bisa bekerja. Jikapun ada pekerjaan, ternyata kualifikasi yang dibutuhkan sukar dimasuki oleh angkatan kerja baru. Sementara antara lulusan sekolah dan lapangan kerja, ibarat antara deret ukur dengan deret hitung. Bahkan lulusan universitas pun ternyata belum siap pakai. Coba simak dan hitung, berapa banyak rekan-rekan sekolah dulu yang sekarang bisa anda katakan sukses.
Di sisi lain, agaknya sulit juga mereka dikatakan miskin. Sebab bisa jadi lulusan sekolah yang tak punya pekerjaan, ternyata masih mengenakan pakaian yang baik. Bahkan mungkin tetangga anda yang katanya menganggur, nyatanya masih mengendarai mobil mentereng. Mungkin karena mereka memang masih ditunjang orang tuanya. Barangkali juga mereka punya warisan, yang bunga depositonya bisa membiayai hidup sehari-hari. Ada juga yang memang pantas dikatakan miskin. Seberapapun dibantu, tetap saja kondisinya tak berubah. Bisa jadi tak berubah karena bantuan modal tak bisa mendongkrak usaha karena kondisi sulit. Atau setujukah anda, bila sikap mental seseorang juga berperan penting untuk berubah.
Umar bin Khattab ra:
Berilah pendidikan kepada anak-anakmu
karena mereka dicipta pada kondisi zaman yang berbeda dengan zamanmu
dan pada masa yang berbeda dengan masamu
Sungguh ini bukan hanya potret buram, melainkan amat berbahaya. Bagi yang masih ditunjang orang tua, mereka termasuk pengangguran semu. Seolah-olah mereka tak punya persoalan dengan kemiskinan. Namun begitu orang tua bermasalah, pensiun atau tiba-tiba meninggalkan dunia fana, kemiskinan segera menampakkan wajah aslinya untuk segera mencabik-cabik. Apakah anda juga yakin bahwa deposito merupakan cara abadi menghasilkan uang? Anda pasti setuju bahwa deposito amat tergantung pada kondisi ekonomi politik. Berapa banyak orang hancur karena nilai kurs rupiah jatuh tahun 1998. Sementara hanya berapa gelintir orang yang malah untung saat krisis moneter itu.
Dampak tabungan atau deposito:
• Hanya untuk kepentingan pribadi
• Tak terjadi redistribusi asset
• Uang hanya berputar di antara orang yang itu-itu juga
• Entrepreneurship tidak terlatih
• Sikap pasif dengan hanya menunggu bunga atau bagi hasil
• Tak paham kemana redistribusi asset
• Bank yang makin profesional dan paham ekonomi bisnis
• Namun bank juga sering terjebak pada bisnis non-riel
• Tabungan senilai 85 gram emas terkena zakat. Artinya dilarang menabung berlebih-lebihan.
Pada hari dipanaskan emas perak itu dalam neraka Jahanam, lalu dibakar dengannya dahi dan mereka, lambung dan punggung mereka (lalu dikatakan) kepada mereka, “Inilah harta bendamu yang kamu simpan untuk dirimu sendiri, maka rasakanlah sekarang (akibat dari) apa yang kamu simpan itu”
(Al Quran surah 9 At Taubah –Pengampunan— ayat 34 – 35)
Yang jadi soal siapapun yang ditunjang orang tua dengan deposito problemnya tak beda. Keduanya mengabaikan masa-masa produktif. Saat masih muda dan enerjik, kesempatan menempa diri dalam bekerja dan mengembangkan peluang ini disia-siakan. Saat awal kerja usai sekolah, diri tak dibiasakan menerima imbalan yang hanya cukup untuk diri sendiri. Memang seringkali uang saku kuliah bulanan lebih besar ketimbang gaji awal bekerja. Namun apakah tidak ngeri, tiba-tiba kini tersadar ternyata sudah sekian tahun hidup dalam tunjangan orang tua. Bersamaan dengan bertambahnya usia, kebutuhan pun bertambah. Saat lulus kuliah dan baru lulus dulu, mungkin masih bujangan. Tapi akhirnya yang bujang pun menikah. Usai menikah, kebutuhan punya rumah sendiri masih bisa ditahan. Namun bagaimana mencegah kebutuhan anak yang mulai sekolah. Sementara kebutuhan makin besar, bekerja cari nafkah tak juga dimulai. Dalam usia yang tak lagi muda, bagaimana mungkin bisa menerima upah kecil yang harusnya diterima 10 atau 15 tahun yang lalu saat mulai bekerja.
Dalam kondisi seperti itu, pikiran pun berputar bagaimana caranya mencari uang memenuhi kebutuhan yang sudah terlanjur besar? Cara terbaik, memang dengan berbisnis. Menurut anda, usaha apa yang bisa langsung meraup untung besar? Bukankah segala usaha dimulai dari skala kecil, keuntungan kecil dan resiko juga kecil. Jika orang tua pengusaha, pendidikan terbaik adalah dengan menerjunkan anaknya berlatih di usaha itu. Anda setuju bukan. Meski awalnya dulu, ada juga yang memberontak sambil menggerutu, itu memasung kebebasan. Yang seperti ini mungkin tak paham di awal-awal dulu, orang tua sebenarnya tengah menyiapkan anak-anaknya. Tentu saja itu merupakan latihan. Bila tiba-tiba ingin punya bisnis yang langsung besar, itu namanya ingkar proses. Mereka tak sadar bahwa etos kerja harus dipupuk sejak dini. Maka sulit bukan tanpa pernah latihan, kini harus menyulap bisnis hingga sukses dalam usia yang tak lagi muda.
Kenyataannya memang usaha yang dikerjakan ternyata tak juga berkembang. Mimpi meraup laba besar tinggal mimpi. Sedang kebutuhan perut dan anak-anak tak bisa dicegah. Lalu apa yang harus diperbuat? Bukankah bom sosial mulai tersulut, yang betul-betul bakal meledak di kemudian hari. Ngeri membayangkan apa yang bakal terjadi kelak. Inilah kemiskinan semu, yang malu-malu menampakkan diri. Selalu tertutup karena tunjangan orang tua dan deposito. Namun sesungguhnya itulah bahaya laten, yang akan menghancurkan kekuatan masyarakat dan keutuhan bangsa. Awalnya mereka tak pantas dikatakan miskin. Tunjangan dan deposito mengatasi kemiskinan itu. Namun akhirnya mereka akan terlantar dan jadi miskin karena tunjangan dan deposito punya
keterbatasan.
Tabungan terbaik adalah investasi produktif.
Beberapa manfaat investasi produktif langsung:
• Berkah karena tak menahan uang tetap diam tak bergerak
• Mental entrepreneurship terus dipupuk
• Anggota keluargapun terdidik dalam mengembangkan entrepreneurship
• Terjadi redistribusi asset secara riel
• Terjadi perputaran ekonomi di sektor riel
• Tercipta lapangan kerja
Pertanyaan kriteria miskin di atas, pun bisa bersifat sinis. Inilah penafsiran ketiga. Kesinisan ini dipicu oleh tingkah laku orang-orang miskin itu sendiri. Saat pagi-pagi anda berbenah menyiapkan diri untuk kerja, si miskin juga berkemas. Saat anda berangkat ke kantor, ke parbrik, ke lapangan atau ke sawah, orang-orang miskin terjun ke jalan atau ke tempat keramaian. Saat anda mulai bekerja, orang-orang miskin malah sudah lebih gesit. Saat anda berangkat kerja, mereka telah beroperasi dengan meminta-minta. Saat anda bekerja di kantor, mereka juga tetap aktif mencari sedekahan. Saat anda istirahat makan siang di warung di balik tembok kantor, mereka juga datang meminta. Saat anda pulang kerja, mereka tetap mencegat sembari menengadahkan tangan mohon belas kasih. Saat anda rekreasi dengan keluarga, itu juga jadi kesempatan mereka untuk dapat sedekah lebih.
Rasulullah saw:
Orang miskin itu bukanlah mereka yang berkeliling minta-minta agar diberi sesuap dua suap nasi atau satu dua biji kurma,
tapi orang miskin itu ialah mereka yang hidupnya tidak berkecukupan kemudian diberi sedekah,
dan mereka itu tidak pergi minta-minta kepada orang lain
(Bukhari Muslim)
Label:
NEWS
MENU LASKAR PENA SUKOWATI
- CERITA KITA (7)
- GALERY FOTO (9)
- GORESAN PENAKU (10)
- Kegiatan Kita (4)
- KISAH (4)
- KOLOM ABG (1)
- KOLOM ANIS MATTA (6)
- NEWS (34)
- posting terbaru (5)
- SAINS (1)
- SASTRA (2)
- TOKOH (20)
- TSAQOFAH ISLAMIYAH (2)
- WIRAUSAHA (6)
- ZONA MUSLIMAH (3)
KAPAL MAINAN
PEMESANAN 081364021104
FADHLAN FURNITURE
Melayani desain dan pemesanan mebel interior. CP 081364021104
Entri Populer
-
Kelompok hewan tidak bertulang belakang (invertebrata) merupakan kelompok hewan yang paling banyak di muka bumi, hampir 2 juta jenis ya...
-
Bismillah.. Hari ini Jum'at 5 April 2013 tepat pukul 02.00 dini hari nanti waktu mesir. Semua Team KNRP akan berangkat dar...
-
Oleh : Ayatul Huda (Mahasiswi jurusan syari'ah islamiyah universitas Al Azhar Kairo Mesir) Tahukah kau kawan, betapa takj...
-
Tidak Ada Orang Kaya Dalam Dunia Kesehatan Perjalanan Panjang UU SJSN Adanya pengeluaran yang tidak terduga apabila seseorang ter...
-
Semoga Allah menghimpun yang terserak dari keduanya, memberkati mereka berdua, dan kiranya Allah meningkatkan kualitas ketu...

























