Latest Post
Tampilkan postingan dengan label CERITA KITA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label CERITA KITA. Tampilkan semua postingan
16.49
Adapun dengan makanannya orang Mesir makan NASI hanya di waktu SIANG saja, pagi dan malamnya mereka hanya memakan roti. Maka orang - orang Mesir sangat heran dengan mahasiswi Indonesia, Malaysia dan Thailand yang makan nasi hampir tiga kali sehari. Mereka terkagum - kagum dengan pola makan kita. Mereka makan nasi sehari ada alasannya, yaitu ”mereka takut gemuk.” Lalu bagimana dengan mahasiswi Asia yang hampir tiap waktu makananya nasi? Akhirnya kujelaskanlah bagaimana proses memasak nasi kita. Disanalah baru kutemukan jawabannya. Orang Mesir masak nasi memakai minyak, sedangkan kita pakai air saja. Beda Negara pastinya beda budaya dan cara. Bukankah disana letak keindahannya?
Anak- anak Mesir sejak play group sudah belajar Al Qur’an, dan ini berkesinambungan sampai kuliah. Tamat SMA mereka rata - rata sudah hafal Al-Qur’an. Jadi pas kuliah hanya tinggal mengulang saja. Dan ini khusus bagi yang SD nya di sekolah Azhar, subhanallah sekali... Sangat - sangat jauh perbandingannya dengan negara kita yang jarang menyelesaikan Al Qur’annya semenjak ia masih SMA. Mungkin ada, tapi jarang... Mungkin setidaknya bisa di jadikan ilmu untuk mendidik anak- anak di masa depan yang cinta Qur’an…
Sampai disini dulu ya, nanti kita sambung dengan pengalaman yang lain.
SEKELUMIT KISAH ( cerita dari bumi Mesir)
Written By Rudiya Oktar on Jumat, 05 April 2013 | 16.49
Oleh : Ayatul Huda (Mahasiswi jurusan syari'ah islamiyah universitas Al Azhar Kairo Mesir)
Tahukah kau kawan, betapa takjubnya aku dengan negeri para Nabi ini? Tak pernah terfikirkan olehku akan menginjakkan
kaki di negeri ini. Bertemu para ulama dengan mudahnya, bahkan tiap harinya meminum air
nil. kata para senior, ’’ jika kalian telah meminum air ini, maka akan susah untuk melupakannya.” Terlepas dari benar atau tidaknya pernyataan ini, namun banyak realita yang
kutemukan, jika kakak- kakak kelasku telah menamatkan studynya dan pulang ketanah air,
mereka pasti akan merindukan suasana mesir dan segala isinya.
Masih teringat ketika awal kuinjakkan kaki di negeri ini, betapa jauhnya perbedaan negeri ini dengan negeri kita, INDONESIA. Mulai dari iklimnya yang jarang hujan, hijau pemandangan alamnya, ramah tamah penduduknya, bahkan dari makanannya pun sungguh sangat berbeda. Sempat terbesit dalam hatiku ‘’akankah aku bertahan disini ??” Tahukah kau jawabannya kawan? Aku sangat menikmati hari-hari disini. Bahkan aku sangat bersyukur telah Allah pilih dari jutaan manusia untuk menimba ilmu di negeri para Nabi ini, itulah jawabanku atas keraguan “akankah aku bertahan disini??
Mungkin memang Mesir jarang hujan bahkan hampir tak pernah, bahkan dalam satu tahun kita bisa menghitung berapa kali hujan turun mengguyur bumi negeri para Nabi ini. Ataupun dari hijaunya negeri ini. Seluas mata memandang maka anda akan menyaksikan padangpasir. Bahkan ketika sampai di bandaranya pun sudah trlihat dengan jelas padang pasirnya. Adapun dengan ramah tamahnya orang Mesir, memang sedikit berbeda dengan masyarakat Indonesia. Orang mesir lumayan terkenal dengan watak kerasnya, bahkan bukan hnya Mesir, Negara Arab biasanya terkenal dengan wataknya yang kasar. Maka sangat wajar jika dulunya Rasulullah di utus di negeri Arab. Karena memang cocok dengan karakter masyarakatnya. Namun bagaimanapun tentu ada juga yang lemah lembut dan sopan. Bahkan kami sering mengelompokan tipe masyarakat Mesir ini dengan dua tipe. Tipe pertama, seperti nabi MUSA dengan segala kelebihan dan kebaikan yang dimilikinya seperti yang kita tau. Adapun tipe kedua, seperti FIR’AUN yang terkenal sombong, keras kepala dan lain-lainnya.
Masih teringat ketika awal kuinjakkan kaki di negeri ini, betapa jauhnya perbedaan negeri ini dengan negeri kita, INDONESIA. Mulai dari iklimnya yang jarang hujan, hijau pemandangan alamnya, ramah tamah penduduknya, bahkan dari makanannya pun sungguh sangat berbeda. Sempat terbesit dalam hatiku ‘’akankah aku bertahan disini ??” Tahukah kau jawabannya kawan? Aku sangat menikmati hari-hari disini. Bahkan aku sangat bersyukur telah Allah pilih dari jutaan manusia untuk menimba ilmu di negeri para Nabi ini, itulah jawabanku atas keraguan “akankah aku bertahan disini??
Mungkin memang Mesir jarang hujan bahkan hampir tak pernah, bahkan dalam satu tahun kita bisa menghitung berapa kali hujan turun mengguyur bumi negeri para Nabi ini. Ataupun dari hijaunya negeri ini. Seluas mata memandang maka anda akan menyaksikan padangpasir. Bahkan ketika sampai di bandaranya pun sudah trlihat dengan jelas padang pasirnya. Adapun dengan ramah tamahnya orang Mesir, memang sedikit berbeda dengan masyarakat Indonesia. Orang mesir lumayan terkenal dengan watak kerasnya, bahkan bukan hnya Mesir, Negara Arab biasanya terkenal dengan wataknya yang kasar. Maka sangat wajar jika dulunya Rasulullah di utus di negeri Arab. Karena memang cocok dengan karakter masyarakatnya. Namun bagaimanapun tentu ada juga yang lemah lembut dan sopan. Bahkan kami sering mengelompokan tipe masyarakat Mesir ini dengan dua tipe. Tipe pertama, seperti nabi MUSA dengan segala kelebihan dan kebaikan yang dimilikinya seperti yang kita tau. Adapun tipe kedua, seperti FIR’AUN yang terkenal sombong, keras kepala dan lain-lainnya.
Adapun dengan makanannya orang Mesir makan NASI hanya di waktu SIANG saja, pagi dan malamnya mereka hanya memakan roti. Maka orang - orang Mesir sangat heran dengan mahasiswi Indonesia, Malaysia dan Thailand yang makan nasi hampir tiga kali sehari. Mereka terkagum - kagum dengan pola makan kita. Mereka makan nasi sehari ada alasannya, yaitu ”mereka takut gemuk.” Lalu bagimana dengan mahasiswi Asia yang hampir tiap waktu makananya nasi? Akhirnya kujelaskanlah bagaimana proses memasak nasi kita. Disanalah baru kutemukan jawabannya. Orang Mesir masak nasi memakai minyak, sedangkan kita pakai air saja. Beda Negara pastinya beda budaya dan cara. Bukankah disana letak keindahannya?
Anak- anak Mesir sejak play group sudah belajar Al Qur’an, dan ini berkesinambungan sampai kuliah. Tamat SMA mereka rata - rata sudah hafal Al-Qur’an. Jadi pas kuliah hanya tinggal mengulang saja. Dan ini khusus bagi yang SD nya di sekolah Azhar, subhanallah sekali... Sangat - sangat jauh perbandingannya dengan negara kita yang jarang menyelesaikan Al Qur’annya semenjak ia masih SMA. Mungkin ada, tapi jarang... Mungkin setidaknya bisa di jadikan ilmu untuk mendidik anak- anak di masa depan yang cinta Qur’an…
Sampai disini dulu ya, nanti kita sambung dengan pengalaman yang lain.
(to be continue.... Insya'allah)
Label:
CERITA KITA
21.42
Masih ingatkah anda dengan tokoh si unyil? mungkin bagi anda yang masa kecilnya masih hanya ad stasiun tv TVRI saja, rasanya msih ingat.
Si Unyil adalah film seri televisi Indonesia produksi PPFN yang mengudara setiap hari Minggu pagi di stasiun TVRI dimulai pada tanggal 5 April 1981 sampai 1993, Minggu pagi di stasiun RCTI dimulai pada tanggal 21 April 2002 hingga awal 2003 dan berpindah ke TPI pada medio 2003 hingga akhir 2003 setiap Minggu pukul 16.30 WIB sebelum program berita Lintas 5. Si Unyil ini diciptakan oleh Suyadi.
Ditujukan kepada anak-anak, film seri boneka ini menceritakan tentang seorang anak Sekolah Dasar (yang lalu akhirnya setelah bertahun-tahun lamanya bisa mencapai posisi Sekolah Menengah Pertama) bernama Unyil dan petualangannya bersama teman-temannya. Kata "Unyil" berasal dari "mungil" yang berarti "kecil".
Si Unyil telah menjadi salah satu bagian tak terpisahkan dari budaya populer di Indonesia, dan banyak orang tidak dapat melupakan berbagai unsur seri ini, mulai dari lagu temanya yang dimulai dengan kata-kata "Hom-pim-pah alaiyum gambreng!" sampai tokoh-tokoh seperti Pak Raden dan Pak Ogah dan kalimat seperti "Cepek dulu dong!".Saat ini boneka-boneka si Unyil telah menjadi koleksi Museum Wayang di Jakarta.
Pada tahun 2007, acara ini dihidupkan lagi dengan nama Laptop Si Unyil, digawangi oleh Trans7. Karakter, lagu pembuka, dan cerita tetap dipertahankan, kecuali beberapa yang diperbaharui seiring zaman. Seperti ucapan Pak Ogah, yang dulu "Cepek dulu dong" kini jadi "Gopek dulu dong"; dan Unyil didampingi temannya membahas hal-hal pendidikan dengan laptop yang dimiliki teman si Unyil.
TOKOH - TOKOH:
Unyil, Ucrit, dan Usro
Ketiga karakter ini merupakan karakter utama dalam film Si Unyil
Pak Raden
ia memiliki karakter jawa yang kental. Kain beskap berwarna hitam lengkap dengan blangkon dan tongkat dengan pegangan mirip gagang payung dan disertai dengan kumis tebal yang melintang merupakan ciri khas Pak Raden. Segala sesuatu yang dikerjakan selalu mengacu pada primbon kesayangan nya. Selalu berusaha menghindar bila ada kerjabakti di desa Sukamaju dengan alasan penyakit encoknya kambuh.
Tokoh Pak Raden ini juga memiliki sifat yang pelit terhadap tetangganya, sehingga seringkali buah mangganya dicuri oleh Pak Ogah. Seperti halnya kebanyakan tokoh yang memiliki darah biru, Pak Raden juga memelihara burung perkutut serta memiliki bakat seni lukis yang mumpuni. Pak Raden juga mempunyai tawa khas yang menggelegar. Selain itu pula sifat jelek Pak Raden adalah cepat naik darah alias pemarah.
Pak Ogah
Ia dikenal sebagai seorang tunakarya yang kepalanya gundul dan kerjanya sehari-hari adalah duduk di pos ronda dan meminta uang dari orang-orang yang lewat.
Dua kalimat Pak Ogah yang paling terkenal adalah, "Ogah, aah" dan "Cepek dulu dong." Ogah adalah bahasa sehari-hari untuk mengatakan "tidak", biasanya karena kemalasan. Misalnya apabila seseorang diajak temannya untuk pergi ke suatu tempat, tapi ia ingin tinggal di rumah, ia dapat berkata, "Ogah, aah." Perlu diperhatikan bahwa kata "ogah" ini memiliki konotasi kurang sopan bila digunakan kepada orang yang lebih tua atau lebih tinggi status sosialnya.
"Cepek" sebenarnya berarti seratus, diserap dari dialek Hokkian dan dalam hal ini adalah satu keping uang logam seratus Rupiah. Pak Ogah dalam film seri biasanya hanya mengijinkan orang lewat di depan pos rondanya bila mereka memberinya seratus rupiah atau cepek terlebih dahulu.
Karena ketenaran seri Si Unyil, kata Pak Ogah kemudian memasuki wahana populer dan menjadi istilah umum untuk menyebut semua tunakarya yang lebih senang bermalas-malasan atau melakukan pekerjaan ringan. Misalnya di perempatan jalan yang sibuk, sering kali karena satu alasan atau yang lain tidak ada petugas polisi yang mengatur lalu-lintas, seseorang yang bukan petugas polisi namun kemudian mengatur arus kendaraan dan meminta uang sebagai imbalan sering disebut "Pak Ogah".
Tokoh-tokoh lain
* Kinoy
* Meilani
* Tina
* Bun Bun
* Pak Ableh
* Cuplis
* Pak Lurah
* Endut
* Mbok Bariah
SI UNYIL , YANG TAK TERLUPAKAN
Written By Rudiya Oktar on Senin, 30 Januari 2012 | 21.42
Masih ingatkah anda dengan tokoh si unyil? mungkin bagi anda yang masa kecilnya masih hanya ad stasiun tv TVRI saja, rasanya msih ingat.
Si Unyil adalah film seri televisi Indonesia produksi PPFN yang mengudara setiap hari Minggu pagi di stasiun TVRI dimulai pada tanggal 5 April 1981 sampai 1993, Minggu pagi di stasiun RCTI dimulai pada tanggal 21 April 2002 hingga awal 2003 dan berpindah ke TPI pada medio 2003 hingga akhir 2003 setiap Minggu pukul 16.30 WIB sebelum program berita Lintas 5. Si Unyil ini diciptakan oleh Suyadi.
Ditujukan kepada anak-anak, film seri boneka ini menceritakan tentang seorang anak Sekolah Dasar (yang lalu akhirnya setelah bertahun-tahun lamanya bisa mencapai posisi Sekolah Menengah Pertama) bernama Unyil dan petualangannya bersama teman-temannya. Kata "Unyil" berasal dari "mungil" yang berarti "kecil".
Si Unyil telah menjadi salah satu bagian tak terpisahkan dari budaya populer di Indonesia, dan banyak orang tidak dapat melupakan berbagai unsur seri ini, mulai dari lagu temanya yang dimulai dengan kata-kata "Hom-pim-pah alaiyum gambreng!" sampai tokoh-tokoh seperti Pak Raden dan Pak Ogah dan kalimat seperti "Cepek dulu dong!".Saat ini boneka-boneka si Unyil telah menjadi koleksi Museum Wayang di Jakarta.
Pada tahun 2007, acara ini dihidupkan lagi dengan nama Laptop Si Unyil, digawangi oleh Trans7. Karakter, lagu pembuka, dan cerita tetap dipertahankan, kecuali beberapa yang diperbaharui seiring zaman. Seperti ucapan Pak Ogah, yang dulu "Cepek dulu dong" kini jadi "Gopek dulu dong"; dan Unyil didampingi temannya membahas hal-hal pendidikan dengan laptop yang dimiliki teman si Unyil.
TOKOH - TOKOH:
Unyil, Ucrit, dan Usro
Ketiga karakter ini merupakan karakter utama dalam film Si Unyil
Pak Raden
ia memiliki karakter jawa yang kental. Kain beskap berwarna hitam lengkap dengan blangkon dan tongkat dengan pegangan mirip gagang payung dan disertai dengan kumis tebal yang melintang merupakan ciri khas Pak Raden. Segala sesuatu yang dikerjakan selalu mengacu pada primbon kesayangan nya. Selalu berusaha menghindar bila ada kerjabakti di desa Sukamaju dengan alasan penyakit encoknya kambuh.
Tokoh Pak Raden ini juga memiliki sifat yang pelit terhadap tetangganya, sehingga seringkali buah mangganya dicuri oleh Pak Ogah. Seperti halnya kebanyakan tokoh yang memiliki darah biru, Pak Raden juga memelihara burung perkutut serta memiliki bakat seni lukis yang mumpuni. Pak Raden juga mempunyai tawa khas yang menggelegar. Selain itu pula sifat jelek Pak Raden adalah cepat naik darah alias pemarah.
Pak Ogah
Ia dikenal sebagai seorang tunakarya yang kepalanya gundul dan kerjanya sehari-hari adalah duduk di pos ronda dan meminta uang dari orang-orang yang lewat.
Dua kalimat Pak Ogah yang paling terkenal adalah, "Ogah, aah" dan "Cepek dulu dong." Ogah adalah bahasa sehari-hari untuk mengatakan "tidak", biasanya karena kemalasan. Misalnya apabila seseorang diajak temannya untuk pergi ke suatu tempat, tapi ia ingin tinggal di rumah, ia dapat berkata, "Ogah, aah." Perlu diperhatikan bahwa kata "ogah" ini memiliki konotasi kurang sopan bila digunakan kepada orang yang lebih tua atau lebih tinggi status sosialnya.
"Cepek" sebenarnya berarti seratus, diserap dari dialek Hokkian dan dalam hal ini adalah satu keping uang logam seratus Rupiah. Pak Ogah dalam film seri biasanya hanya mengijinkan orang lewat di depan pos rondanya bila mereka memberinya seratus rupiah atau cepek terlebih dahulu.
Karena ketenaran seri Si Unyil, kata Pak Ogah kemudian memasuki wahana populer dan menjadi istilah umum untuk menyebut semua tunakarya yang lebih senang bermalas-malasan atau melakukan pekerjaan ringan. Misalnya di perempatan jalan yang sibuk, sering kali karena satu alasan atau yang lain tidak ada petugas polisi yang mengatur lalu-lintas, seseorang yang bukan petugas polisi namun kemudian mengatur arus kendaraan dan meminta uang sebagai imbalan sering disebut "Pak Ogah".
Tokoh-tokoh lain
* Kinoy
* Meilani
* Tina
* Bun Bun
* Pak Ableh
* Cuplis
* Pak Lurah
* Endut
* Mbok Bariah
Label:
CERITA KITA
15.40
Penggalian Manusia Purba
Darimanakah manusia berasal…?? Suku Maori (suku asli Selandia Baru) menganggap dahulu langit dan bumi menyatu. Semesta diselimuti gelap gulita. Manusia adalah hasil dari pemisahan langit dan bumi karena ulah putra bumi dan langit yang menginginkan cahaya dan mengerahkan kekuatannya untuk memisahkan ayah dan ibunya. Sehingga manusia yang tadinya berada di dalam kegelapan mulai terlihat. Sementara dalam dongeng Jerman, dewa langit dan dewa lainnya suatu hari sedang berjalan-jalan di tepi pantai. Pada suatu gundukan pasir mereka melihat dua buah pohon dan merubahnya menjadi manusia.
Lalu ketika zaman berganti, muncul pula Darwin dengan teori evolusi yang mengatakan manusia berasal dari kera. Teori ini perlahan mulai diterima manusia. Banyak orang berpendapat manusia adalah hasil dari suatu perubahan genetik selama berjuta-juta tahun dari suatu sosok makhluk hidup yang bernama kera.
Namun sama halnya dengan dongeng-dongeng yang diceritakan pada awal kisah tadi, orang-orang mulai bertanya, darimanakah atau dimanakah tepatnya awal dari proses evolusi itu terjadi…?
Manusia dari Eropa..?
Pilot Chesley
Di abad-abad terakhir ini, orang beranggapan, benua Eropa adalah tempat berasalnya manusia. Hal ini bukannya tidak beralasan. Di eropa bagian barat banyak ditemui tempat-tempat peninggalan prasejarah. Di kurun waktu 1823 hingga 1925 ada sekitar 116 peristiwa penemuan tulang belulang manusia purba. Di antaranya ada ditemukan tulang kera yang berubah menuju bentuk manusia. Namun tetap aja, itu tulang-tulang kera. Sementara sisa-sisa zaman batu (telah melewati masa evolusi), kurang lebih ada 236 peristiwa penemuan di seluruh Eropa.
Lalu di Prancis pada tahun 1856, ditemukan fosil manusia kera. Fosil itu dianggap sebagai fosil terlama yang ditemukan di masa itu. Maklumlah, saat itu riset yang dilakukan di Asia dan Afrika belum memberikan hasil yang maksimal. Jadi, bisa disimpulkan, Eropa lah tempat awal terjadinya proses evolusi itu. Apalagi para ilmuwan di Eropa saat itu tampaknya lebih memilih tempat tinggalnya sebagai tempat asal muasal manusia dan mengenyampingkan kemungkinan-kemungkinan geografis benua lain yang mungkin lebih unggul seperti Asia dan Afrika.
Eugene Dubois
Eugene Dubois
Namun pada akhir abad 19, seorang berkebangsaan Belanda bernama Eugene Dubois (1858-1940), berhasil menghadirkan penemuan yang luarbiasa di sini, di Indonesia. Eugene dan penemuannya adalah orang yang pertamakali menentang teori manusia pertama berasal dari Eropa.
Eugene Dubois adalah seorang dokter penganut setia teori evolusi milik Darwin. Dokter muda ini memiliki semangat luarbiasa hingga mampu menutupi (lebih tepatnya menemukan) kekosongan proses evolusi antara kera ke manusia. Ia percaya di Asia pasti ditemukan fosil yang lebih tua dari eropa.
Pada tahun 1887 dengan hati yang menggebu-gebu dokter Belanda ini datang ke pulau Jawa. Eugene bekerja pada sebuah rumah sakit. Pada waktu senggang ia tak segan-segan merogoh koceknya untuk menyewa 50 orang tahanan pribumi dan bersama-sama berjalan menyusuri tepi kiri dan kanan Bengawan Solo sambil meneliti lokasi potensial yang mungkin menyimpan tulang belulang manusia purba.
Siapa menyangka, pekerjaan yang nyaris tak mungkin itu membuahkan hasil. Dokter muda yang basicnya bukan seorang arkeolog ini, mendapatkan hasil yang menggemparkan dunia. Suatu hari di tahun 1890 di suatu lokasi di sekitar Bengawan Solo (daerah Sangiran), Eugene dan teman-temannya menemukan sepotong kerangka rahang atau geraham manusia purbakala.
Kemudian setahun berikutnya (1891) di kampung Trinil-Solo, mereka kembali menemukan batok kepala atau tengkorak manusia purbakala yang mencirikan kera. Selanjutnya di tahun 1892, kelompok Eugene menemukan tulang kaki manusia purba yang mirip kaki manusia modern. Dari bentuk tulang kaki itu, bisa disimpulkan pemilik tulang tersebut sudah bisa berjalan dengan kedua kakinya.
Setelah penemuan-penemuan itu Eugene mengambil kesimpulan, tengkorak atau batok kepala dan kaki itu adalah milik satu orang yang sama. Dan orang itu adalah nenek moyang dari manusia yang ada sekarang. Dengan kata lain, tulang belulang dari pertengahan mata rantai teori evolusi milik Darwin.
Pada tahun 1894 Eugene Dubois membuat semacam makalah yang berisi laporan hasil penelitiannya. Ia menamakan fosil itu sebagai “manusia kera yang berdiri” atau manusia Jawa. Belakangan, dunia arkeolog menyebutnya dengan Pithecanthropus Erectus. Setelah penemuan itu dipublikasikan, timbullah pertentangan yang hebat di kalangan para ilmuwan di masa itu. Teori manusia berasal dari daratan Eropa yang selama ini membuai para ilmuwan, seakan terbantah oleh penemuan yang luarbiasa dari Eugene Dubois.
Para ilmuwan yang mendukung teori manusia dari Eropa dibuat gelisah dan tak bisa duduk dengan tenang. Mereka pun menyatakan tidak percaya dengan penemuan Eugene dan mencurigainya. Beberapa di antara para ilmuwan malah berasumsi bahwa fosil yang ditemukan Eugene di Indonesia adalah sepotong tulang dari kera atau hewan sejenis. Sedangkan yang lainnya menganggap fosil itu adalah tulang belulang manusia cacat. Sayangnya, selain manusia Jawa temuan Eugene, tidak ada penemuan lain di benua Asia maupun benua Afrika. Akibatnya, di tengah kerasnya bantahan para ilmuwan Eropa, laporan Eugene lenyap. Sehingga teori yang dilontarkan Eugene hilang selama kurang lebih 30 tahun lebih.
Namun ternyata waktu juga yang berhasil menghalau kabut yang menutupi kebenaran teori Eugene. Seiring memasuki abad 20, makin banyak terjadi penemuan fosil manusia purba di sekitar kawasan tempat Eugene Dubois melakukan penggalian. Akhirnya, teori yang menyatakan manusia berasal dari Eropa, hanya tinggal cerita dongeng saja. Manusia Jawa yang diperkirakan hidup antara 700.000 hingga 1.200.000 tahun lalu, akhirnya diakui sebagai penemuan manusia purba yang berusia paling tua. Jerih payah Eugene Dubois dinilai sangat bermanfaat bagi perkembangan ilmu Arkeologi. Namanya serta penemuannya yang spektakuler, dicantumkan dalam buku sejarah.
Mungkin dalam dunia scient, orang beranggapan Afrika adalah daratan yang tertua. Namun penemuan Eugene dan teman-temannya di Indonesia, layak dihormati. Lagipula, belum ada penemuan sekaliber Eugene Dubois di Afrika hingga saat ini.
(berbagai sumber)
Manusia Jawa Adalah Nenek Moyangnya Manusia Modern by BioNaturally
Written By Rudiya Oktar on Kamis, 26 Januari 2012 | 15.40
Penggalian Manusia Purba
Darimanakah manusia berasal…?? Suku Maori (suku asli Selandia Baru) menganggap dahulu langit dan bumi menyatu. Semesta diselimuti gelap gulita. Manusia adalah hasil dari pemisahan langit dan bumi karena ulah putra bumi dan langit yang menginginkan cahaya dan mengerahkan kekuatannya untuk memisahkan ayah dan ibunya. Sehingga manusia yang tadinya berada di dalam kegelapan mulai terlihat. Sementara dalam dongeng Jerman, dewa langit dan dewa lainnya suatu hari sedang berjalan-jalan di tepi pantai. Pada suatu gundukan pasir mereka melihat dua buah pohon dan merubahnya menjadi manusia.
Lalu ketika zaman berganti, muncul pula Darwin dengan teori evolusi yang mengatakan manusia berasal dari kera. Teori ini perlahan mulai diterima manusia. Banyak orang berpendapat manusia adalah hasil dari suatu perubahan genetik selama berjuta-juta tahun dari suatu sosok makhluk hidup yang bernama kera.
Namun sama halnya dengan dongeng-dongeng yang diceritakan pada awal kisah tadi, orang-orang mulai bertanya, darimanakah atau dimanakah tepatnya awal dari proses evolusi itu terjadi…?
Manusia dari Eropa..?
Pilot Chesley
Di abad-abad terakhir ini, orang beranggapan, benua Eropa adalah tempat berasalnya manusia. Hal ini bukannya tidak beralasan. Di eropa bagian barat banyak ditemui tempat-tempat peninggalan prasejarah. Di kurun waktu 1823 hingga 1925 ada sekitar 116 peristiwa penemuan tulang belulang manusia purba. Di antaranya ada ditemukan tulang kera yang berubah menuju bentuk manusia. Namun tetap aja, itu tulang-tulang kera. Sementara sisa-sisa zaman batu (telah melewati masa evolusi), kurang lebih ada 236 peristiwa penemuan di seluruh Eropa.
Lalu di Prancis pada tahun 1856, ditemukan fosil manusia kera. Fosil itu dianggap sebagai fosil terlama yang ditemukan di masa itu. Maklumlah, saat itu riset yang dilakukan di Asia dan Afrika belum memberikan hasil yang maksimal. Jadi, bisa disimpulkan, Eropa lah tempat awal terjadinya proses evolusi itu. Apalagi para ilmuwan di Eropa saat itu tampaknya lebih memilih tempat tinggalnya sebagai tempat asal muasal manusia dan mengenyampingkan kemungkinan-kemungkinan geografis benua lain yang mungkin lebih unggul seperti Asia dan Afrika.
Eugene Dubois
Eugene Dubois
Namun pada akhir abad 19, seorang berkebangsaan Belanda bernama Eugene Dubois (1858-1940), berhasil menghadirkan penemuan yang luarbiasa di sini, di Indonesia. Eugene dan penemuannya adalah orang yang pertamakali menentang teori manusia pertama berasal dari Eropa.
Eugene Dubois adalah seorang dokter penganut setia teori evolusi milik Darwin. Dokter muda ini memiliki semangat luarbiasa hingga mampu menutupi (lebih tepatnya menemukan) kekosongan proses evolusi antara kera ke manusia. Ia percaya di Asia pasti ditemukan fosil yang lebih tua dari eropa.
Pada tahun 1887 dengan hati yang menggebu-gebu dokter Belanda ini datang ke pulau Jawa. Eugene bekerja pada sebuah rumah sakit. Pada waktu senggang ia tak segan-segan merogoh koceknya untuk menyewa 50 orang tahanan pribumi dan bersama-sama berjalan menyusuri tepi kiri dan kanan Bengawan Solo sambil meneliti lokasi potensial yang mungkin menyimpan tulang belulang manusia purba.
Siapa menyangka, pekerjaan yang nyaris tak mungkin itu membuahkan hasil. Dokter muda yang basicnya bukan seorang arkeolog ini, mendapatkan hasil yang menggemparkan dunia. Suatu hari di tahun 1890 di suatu lokasi di sekitar Bengawan Solo (daerah Sangiran), Eugene dan teman-temannya menemukan sepotong kerangka rahang atau geraham manusia purbakala.
Kemudian setahun berikutnya (1891) di kampung Trinil-Solo, mereka kembali menemukan batok kepala atau tengkorak manusia purbakala yang mencirikan kera. Selanjutnya di tahun 1892, kelompok Eugene menemukan tulang kaki manusia purba yang mirip kaki manusia modern. Dari bentuk tulang kaki itu, bisa disimpulkan pemilik tulang tersebut sudah bisa berjalan dengan kedua kakinya.
Setelah penemuan-penemuan itu Eugene mengambil kesimpulan, tengkorak atau batok kepala dan kaki itu adalah milik satu orang yang sama. Dan orang itu adalah nenek moyang dari manusia yang ada sekarang. Dengan kata lain, tulang belulang dari pertengahan mata rantai teori evolusi milik Darwin.
Pada tahun 1894 Eugene Dubois membuat semacam makalah yang berisi laporan hasil penelitiannya. Ia menamakan fosil itu sebagai “manusia kera yang berdiri” atau manusia Jawa. Belakangan, dunia arkeolog menyebutnya dengan Pithecanthropus Erectus. Setelah penemuan itu dipublikasikan, timbullah pertentangan yang hebat di kalangan para ilmuwan di masa itu. Teori manusia berasal dari daratan Eropa yang selama ini membuai para ilmuwan, seakan terbantah oleh penemuan yang luarbiasa dari Eugene Dubois.
Para ilmuwan yang mendukung teori manusia dari Eropa dibuat gelisah dan tak bisa duduk dengan tenang. Mereka pun menyatakan tidak percaya dengan penemuan Eugene dan mencurigainya. Beberapa di antara para ilmuwan malah berasumsi bahwa fosil yang ditemukan Eugene di Indonesia adalah sepotong tulang dari kera atau hewan sejenis. Sedangkan yang lainnya menganggap fosil itu adalah tulang belulang manusia cacat. Sayangnya, selain manusia Jawa temuan Eugene, tidak ada penemuan lain di benua Asia maupun benua Afrika. Akibatnya, di tengah kerasnya bantahan para ilmuwan Eropa, laporan Eugene lenyap. Sehingga teori yang dilontarkan Eugene hilang selama kurang lebih 30 tahun lebih.
Namun ternyata waktu juga yang berhasil menghalau kabut yang menutupi kebenaran teori Eugene. Seiring memasuki abad 20, makin banyak terjadi penemuan fosil manusia purba di sekitar kawasan tempat Eugene Dubois melakukan penggalian. Akhirnya, teori yang menyatakan manusia berasal dari Eropa, hanya tinggal cerita dongeng saja. Manusia Jawa yang diperkirakan hidup antara 700.000 hingga 1.200.000 tahun lalu, akhirnya diakui sebagai penemuan manusia purba yang berusia paling tua. Jerih payah Eugene Dubois dinilai sangat bermanfaat bagi perkembangan ilmu Arkeologi. Namanya serta penemuannya yang spektakuler, dicantumkan dalam buku sejarah.
Mungkin dalam dunia scient, orang beranggapan Afrika adalah daratan yang tertua. Namun penemuan Eugene dan teman-temannya di Indonesia, layak dihormati. Lagipula, belum ada penemuan sekaliber Eugene Dubois di Afrika hingga saat ini.
(berbagai sumber)
Label:
CERITA KITA
08.47
FOTO KENANGAN PELATPULPEN FLP SOLO RAYA ANGKATAN KE-6
Written By Rudiya Oktar on Rabu, 11 Januari 2012 | 08.47
Label:
CERITA KITA
07.35
JEPRETANKU HARI INI
Written By Rudiya Oktar on Selasa, 03 Januari 2012 | 07.35
Dari ngurus bantuan semen sampai banjir bengawan solo.
Salah satu pekerja sedang menurunkan bantuan semen untuk pembangunan jalan
sejumlah sawah di Tanon terendam banjir akibat luapan Bengawan Solo.
alat berat yang di pajang di depan kantor DPU Sragen
Debit air yang bengawan Solo, gmbar di ambil dari atas jembatan.
penurunan semen di masjid Al Islah Saren
Salah satu pekerja sedang menurunkan bantuan semen untuk pembangunan jalan
sejumlah sawah di Tanon terendam banjir akibat luapan Bengawan Solo.
alat berat yang di pajang di depan kantor DPU Sragen
Debit air yang bengawan Solo, gmbar di ambil dari atas jembatan.
penurunan semen di masjid Al Islah Saren
Label:
CERITA KITA
09.17
foto kenangan AMPERA ( aliansi masyarakat peduli merapi)
Written By Rudiya Oktar on Sabtu, 24 Desember 2011 | 09.17
Label:
CERITA KITA
06.23
FOTO GERHANA BULAN TADI MALAM
Written By Rudiya Oktar on Minggu, 11 Desember 2011 | 06.23
Label:
CERITA KITA
MENU LASKAR PENA SUKOWATI
- CERITA KITA (7)
- GALERY FOTO (9)
- GORESAN PENAKU (10)
- Kegiatan Kita (4)
- KISAH (4)
- KOLOM ABG (1)
- KOLOM ANIS MATTA (6)
- NEWS (34)
- posting terbaru (5)
- SAINS (1)
- SASTRA (2)
- TOKOH (20)
- TSAQOFAH ISLAMIYAH (2)
- WIRAUSAHA (6)
- ZONA MUSLIMAH (3)
KAPAL MAINAN
PEMESANAN 081364021104
FADHLAN FURNITURE
Melayani desain dan pemesanan mebel interior. CP 081364021104
Entri Populer
-
Kelompok hewan tidak bertulang belakang (invertebrata) merupakan kelompok hewan yang paling banyak di muka bumi, hampir 2 juta jenis ya...
-
Bismillah.. Hari ini Jum'at 5 April 2013 tepat pukul 02.00 dini hari nanti waktu mesir. Semua Team KNRP akan berangkat dar...
-
Oleh : Ayatul Huda (Mahasiswi jurusan syari'ah islamiyah universitas Al Azhar Kairo Mesir) Tahukah kau kawan, betapa takj...
-
Tidak Ada Orang Kaya Dalam Dunia Kesehatan Perjalanan Panjang UU SJSN Adanya pengeluaran yang tidak terduga apabila seseorang ter...
-
Semoga Allah menghimpun yang terserak dari keduanya, memberkati mereka berdua, dan kiranya Allah meningkatkan kualitas ketu...








